Ada dua orang yang sudah mati ditanya malaikat penjaga gerbang sebelum masuk ke alam baka. si cadel

Ada dua orang yang sudah mati ditanya malaikat penjaga gerbang sebelum masuk ke alam baka. si cadel

Malaikat: Kenapa kamu ada di sini?

Orang 1: “Sewaktu saya dikantor, saya diberitahu tetangga kalau istri saya sedang berselingkuh dengan laki-laki lain di apartemen saya. Karena itu saya langsung ngebut pulang. Sampai di rumah saya obrak-abrik seluruh kamar mencari laki-laki itu. Marah nggak ketemu, saya lempar apa saja yang saya temukan keluar jendela, termasuk koper yang ada di samping tempat tidur. Saking emosinya saya kena serangan jantung.” Malaikat: “Kalau kamu?” (tanya malaikat ke orang kedua) Orang 2: “Hhh… saya ada di dalam koper yang dibuang tadi…”

Pada suatu hari, ada seorang cadel dan ia ingin membeli nasi goreng di depan rumahnya. . .

Cadel : “Bang, beli nasi golengnya satu!” Abang : “Apa. . ? ? ?”(sambil ngeledek) Cadel : “Nasi Goleng! ! !” Abang : “Apaa? ? ? ? “(sambil ngeledek) Cadel : “Nasi Goleng!” Abang : “ohh. . . Nasi goleng. . . “(sambil tersenyum sinis) Pulangnya, si Cadel bertekad menghapal kata NASI GORENG dengan benar sehingga besoknya ia dapat membeli tanpa harus ditertawakan oleh si abang tsb. . HARI 2 Cadel : “Bang! Beli NASI GORENGNYA satu!” Abang : “Pake apa del?” Cadel : “Pake telol. . . “(sambil menunduk sedih) HARI 3 Si cadel sudah berlatih kata TELOR semalaman. . . Cadel : “Bang, beli NASI GORENG PAKE TELOR!” Abang : “Telornya di ceplok ato dadar?” Cadel : “dadal . . .(dengan spontan)” HARI 4 Ia bertekad berlatih kata DADAR dengan benar sehingga besoknya ia tidak perlu membeli nasi goreng lagi. . . sesudah bisa, ia pergi ke tukang nasi goreng itu seperti biasanya. . . Cadel : “Bang, beli NASI GORENG PAKE TELOR DADAR! (dengan penuh kemenangan) Abang : ” wah, kamu udah gak cadel lagi ya!” Cadel : “iya donk . . berapa bang?” Abang : “Rp. 2500” Cadel : “nih Rp. 3000” Abang : “Kembalinya berapa del ? ? ?” Takut kalo besok dia harus makan nasi goreng lagi, ia lalu menjawab Cadel : ” Gopek! ! !” sambil ngeloyor pergi. . . .

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s